Dampak Perubahan Suku Bunga terhadap Solvabilitas Perusahaan Asuransi
Keywords:
Risk Based Capital (RBC); Suku bunga; Solvabilitas asuransi; Stress testing; Asset–liability managementAbstract
Solvabilitas perusahaan asuransi yang diukur melalui Risk Based Capital (RBC) merupakan indikator utama kesehatan keuangan industri asuransi di Indonesia. Perubahan suku bunga berpotensi memengaruhi nilai aset, liabilitas, dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi ketentuan permodalan minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan suku bunga terhadap tingkat solvabilitas perusahaan asuransi di Indonesia, mengukur sensitivitas RBC terhadap shock suku bunga pada berbagai skenario, serta mengidentifikasi faktor internal yang memperkuat atau melemahkan dampak suku bunga terhadap RBC.Penelitian menggunakan data panel perusahaan asuransi Indonesia yang mencakup rasio RBC, struktur portofolio investasi, tingkat klaim, dan variabel keuangan lainnya selama periode pengamatan. Metode analisis meliputi regresi data panel untuk menguji pengaruh suku bunga terhadap RBC serta simulasi stress testing untuk mengukur sensitivitas RBC terhadap skenario kenaikan dan penurunan suku bunga. Faktor internal seperti struktur investasi, tingkat klaim, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan cadangan teknis dianalisis sebagai variabel moderasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap solvabilitas perusahaan asuransi. Kenaikan suku bunga terbukti menurunkan nilai RBC secara signifikan, sementara perusahaan dengan portofolio investasi yang lebih terdiversifikasi menunjukkan tingkat ketahanan solvabilitas yang lebih baik terhadap shock suku bunga. Faktor internal berupa struktur investasi, tingkat klaim, ukuran perusahaan, dan cadangan teknis terbukti memoderasi hubungan antara suku bunga dan RBC. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan strategi asset–liability management (ALM) dan diversifikasi portofolio sebagai upaya menjaga stabilitas solvabilitas perusahaan asuransi pada kondisi suku bunga yang fluktuatif.




