Analisis dan Pengembangan Model Retakaful Berbasis Data Envelopment Analysis (DEA) dalam Penguatan Stabilitas Industri Asuransi Syariah Nasional
Keywords:
Retakaful; Data Envelopment Analysis (DEA); Efisiensi Teknis; Stabilitas Keuangan; Industri Asuransi SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model retakaful optimal berbasis Data Envelopment Analysis (DEA) dalam rangka memperkuat stabilitas industri asuransi syariah nasional. Kajian literatur terhadap 23 artikel jurnal periode 2021–2025 digunakan untuk memetakan variabel input–output DEA yang relevan bagi industri retakaful. Data penelitian mencakup laporan keuangan 12 perusahaan takaful dan 2 perusahaan retakaful nasional periode 2021–2024 yang telah dikurasi menjadi 56 Decision Making Unit (DMU). Hasil pengukuran menggunakan model DEA-CCR dan BCC menunjukkan bahwa hanya 28,6% perusahaan berada pada kondisi efisien penuh, sementara 71,4% lainnya masih inefisien dengan skor antara 0,63–0,89. Analisis Malmquist Index menunjukkan fluktuasi produktivitas dengan rata-rata peningkatan sebesar 3,8% per tahun. Regresi mengindikasikan bahwa efisiensi berpengaruh positif signifikan terhadap stabilitas industri (R² = 0,76; p < 0,01). Pengembangan model retakaful optimal melalui simulasi dan stress testing mampu meningkatkan efisiensi rata-rata sebesar 16,7% serta menurunkan volatilitas klaim sebesar 21,3%. Temuan ini menegaskan peran strategis retakaful berbasis DEA dalam penguatan stabilitas industri asuransi syariah nasional




