Analisis Keandalan Smart Contract pada Produk Asuransi Digital

Authors

  • Siska Nurmalasari Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Dyah Prita Anggraini Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Aulia Afriza Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Irna Dwi Gusti Universitas Muhammadiyah Bogor Raya

Keywords:

Smart Contract; Asuransi Digital; Keandalan Sistem; Blockchain; Analisis Kerentanan

Abstract

Transformasi digital dalam industri asuransi mendorong pemanfaatan smart contract berbasis blockchain sebagai instrumen otomasi pengelolaan polis, premi, klaim, dan pembayaran manfaat. Meskipun menawarkan efisiensi dan transparansi, smart contract memiliki potensi kerentanan teknis yang dapat menimbulkan risiko finansial dan operasional apabila tidak dievaluasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keandalan smart contract pada produk asuransi digital serta menyusun suatu model evaluasi keandalan yang terukur dan aplikatif. Objek penelitian terdiri atas 24 smart contract asuransi digital berbasis Ethereum yang merepresentasikan modul polis, pembayaran premi, verifikasi klaim, dan payout. Metode penelitian meliputi analisis statis menggunakan vulnerability scanner, analisis dinamis melalui fuzzing dan symbolic execution pada berbagai skenario bisnis, serta pengembangan Indeks Keandalan Smart Contract (IK-SC) sebagai ukuran agregat tingkat keandalan kontrak. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 142 temuan kerentanan dalam sembilan kategori, dengan dominasi reentrancy, unchecked call, dan integer overflow. Uji dinamis menghasilkan tingkat kegagalan eksekusi rata-rata sebesar 6,8%. Berdasarkan agregasi hasil uji, diperoleh tujuh smart contract berkategori keandalan tinggi, sepuluh kategori sedang, dan tujuh kategori rendah. Penelitian ini menghasilkan model evaluasi keandalan berbasis IK-SC beserta rekomendasi perbaikan operasional yang dapat digunakan sebagai dasar audit internal dan peningkatan kualitas smart contract pada produk asuransi digital. Model yang dikembangkan diharapkan mampu mendukung penguatan tata kelola, mitigasi risiko, serta perlindungan konsumen dalam ekosistem asuransi digital.

Published

2025-12-20