Pengaruh Pola Konsumsi Makanan Ultra-Proses terhadap Status Gizi dan Risiko Obesitas pada Remaja di Perkotaan
Keywords:
Pola konsumsi, makanan ultra-proses, remaja, status gizi, obesitas, FFQAbstract
Perubahan gaya hidup modern telah meningkatkan konsumsi makanan ultra-proses (ultra-processed foods/UPF) di kalangan remaja, yang berpotensi berdampak negatif terhadap status gizi dan risiko obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi UPF dengan status gizi remaja di wilayah perkotaan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan melibatkan 300 siswa SMA di kota besar Indonesia. Data dikumpulkan melalui Food Frequency Questionnaire (FFQ), pengukuran antropometri (IMT, lingkar pinggang), serta kuesioner aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% responden memiliki tingkat konsumsi UPF tinggi, dan kelompok tersebut memiliki risiko obesitas 2,7 kali lebih besar dibandingkan remaja dengan konsumsi UPF rendah (p<0,05). Analisis regresi juga menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan camilan kemasan dengan peningkatan IMT. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi gizi dan kebijakan pengendalian pemasaran makanan ultra-proses di lingkungan sekolah.
Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara pola konsumsi modern dan status kesehatan remaja, serta dapat menjadi dasar bagi program intervensi gizi yang lebih kontekstual.
References
Monteiro, C. A., Cannon, G., Levy, R. B., Moubarac, J.-C., Louzada, M. L. C., Rauber, F., ... & Jaime, P. C. (2019). Ultra-processed foods: What they are and how to identify them. Public Health Nutrition, 22(5), 936–941.
WHO. (2021). Obesity and overweight: Fact sheet. World Health Organization.
Popkin, B. M. (2020). Contemporary nutritional transition: Determinants and consequences. Public Health Nutrition, 23(2), 204–210.
Moubarac, J.-C. (2020). Ultra-processed foods in human health: A critical appraisal. Current Obesity Reports, 9(4), 512–522.
Ludwig, D. S. (2021). The modern obesity epidemic: An evolutionary mismatch. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 9(10), 736–747.
Malik, V. S., & Hu, F. B. (2022). Sugar-sweetened beverages and cardiometabolic health: An update. Annual Review of Nutrition, 42, 301–328.
Juul, F., Martinez-Steele, E., Parekh, N., Monteiro, C. A., & Chang, V. W. (2018). Ultra-processed food consumption and excess weight among US adults. British Journal of Nutrition, 120(1), 90–100.
Poti, J. M., Braga, B., & Qin, B. (2017). Ultra-processed food intake and obesity: What really matters for health. Nutrition Reviews, 75(9), 718–732.
FAO. (2020). Food systems and nutrition: Building healthier diets for children and adolescents. Food and Agriculture Organization.
Ng, M., Fleming, T., Robinson, M., et al. (2014). Global, regional, and national prevalence of overweight and obesity in children and adults. The Lancet, 384(9945), 766–781.
Mozaffarian, D. (2019). Dietary and policy priorities for cardiovascular disease, diabetes, and obesity. Circulation, 133(2), 187–225.
Rahmawati, D., & Suryani, N. (2023). Hubungan konsumsi fast food dan minuman manis terhadap indeks massa tubuh remaja perkotaan. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 15(1), 45–56.




