Hubungan Asupan Mikronutrien Selama Kehamilan dengan Berat Badan Lahir Bayi di Wilayah Pedesaan Indonesia
Keywords:
Pola konsumsi, makanan ultra-proses, remaja, status gizi, obesitas, FFQAbstract
Status gizi ibu hamil, khususnya kecukupan mikronutrien, memiliki peran penting dalam menentukan kesehatan janin dan berat badan lahir bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan mikronutrien utama (zat besi, asam folat, seng, dan vitamin D) dengan berat badan lahir bayi pada ibu hamil di wilayah pedesaan. Penelitian ini menggunakan desain kohort prospektif dengan melibatkan 200 ibu hamil trimester pertama yang dipantau hingga persalinan. Data asupan gizi dikumpulkan melalui metode 24-hour recall dan semi-quantitative FFQ, sedangkan data berat badan lahir diperoleh dari catatan bidan desa. Hasil menunjukkan bahwa ibu hamil dengan asupan zat besi dan asam folat di bawah AKG memiliki risiko 3,1 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) (p<0,01). Asupan vitamin D yang rendah juga berhubungan signifikan dengan panjang badan lahir yang lebih pendek.
Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dan suplementasi mikronutrien selama kehamilan, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses pangan bergizi. Intervensi berbasis komunitas dengan pendekatan edukatif dan fortifikasi pangan lokal disarankan untuk menurunkan angka kejadian BBLR di Indonesia.
References
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451.
WHO. (2020). Guideline: Daily iron and folic acid supplementation in pregnant women. World Health Organization.
Bailey, L. B. (2018). Folate in health and disease (2nd ed.). CRC Press.
Pena-Rosas, J. P., De-Regil, L. M., Garcia-Casal, M. N., & Dowswell, T. (2015). Daily oral iron supplementation during pregnancy. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2015(7), CD004736.
Prentice, A., & Bates, C. J. (2017). Micronutrients in pregnancy and lactation. British Journal of Nutrition, 118(9), 1112–1125.
Blumfield, M. L., Hure, A. J., MacDonald-Wicks, L., Smith, R., & Collins, C. E. (2013). Systematic review and meta-analysis of energy and macronutrient intakes during pregnancy. Nutrition Reviews, 71(2), 71–91.
Zerfu, T. A., & Ayele, H. T. (2013). Micronutrients and pregnancy: Effect of supplementation on pregnancy and child health outcomes. Nutrition Journal, 12(1), 20.
Koletzko, B., et al. (2019). Optimal nutrition during pregnancy, lactation and early childhood: Impact on long-term health. Annals of Nutrition and Metabolism, 74(3), 167–176.
FAO. (2022). Food and nutrition security for pregnant and lactating women in rural communities. Food and Agriculture Organization.
Rahman, A., & Wahyuni, D. (2021). Kecukupan asupan zat besi dan asam folat serta hubungan dengan berat badan lahir bayi di Kabupaten Soppeng. Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 13(2), 65–74.
Dinas Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, M., & Yuliana, N. (2022). Hubungan konsumsi mikronutrien selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi di pedesaan. Jurnal Gizi Masyarakat, 9(1), 25–34.




